RUMAH BANTUAN KE-1000 UNTUK ACEH DAN SRILANKA DIRESMIKAN DI SIMEULUE
Simeulue – Munawar (24 tahun) warga desa Luan Balu, Kecamatan Teluk Dalam Simeulue, menjadi penerima rumah bantuan ke-1000. Bersama istri dan anaknya yang berumur dua tahun, Munawar menerima plakat dari Mr.Henk Van Heuven, Director AEDES. Rumah bantuan ini merupakan rumah ke-1000 hasil penggalangan dana dari Dutch Housing Association (AEDES) dan Stichting Garantiefonds Habitat International (SGHI) di Belanda dan disalurkan melalui United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Human Settlements Program (UN-HABITAT).
Acara serah terima ini diadakan di desa Luan Balu pada hari Kamis, 15 Mei 2008. Sekitar 300 orang warga desa Luan Balu beserta aparat desa dan tokoh masyarakat ikut menyambut kedatangan delegasi dari Belanda. Masyarakat Luan Balu menyuguhkan kesenian daerah, serta acara syukuran ini dimeriahkan oleh hiburan kesenian dan permainan anak-anak.
AEDES dan SGHI membangun 1000 unit rumah di Sri Lanka dan Indonesia, dimana sebanyak 650 unit dibangun di Simeulue. “Sejak awal 2005, AEDES/SGHI sudah ke Aceh untuk melihat kemungkinan memberikan bantuan kepada masyarakat. Kami tertarik untuk membangun di Simeulue karena pada saat itu sudah banyak organisasi dan bantuan yang berada di Banda Aceh, sementara masih sangat sedikit yang bekerja di Simeulue” kata Jan de Vletter, Direktur SGHI. Bersama de Vletter, hadir pula Henk van Heuven, Director AEDES, Rob Ravestein, Senior Manager Advisor AEDES, Peter van Buuren, Representative AEDES/SGHI.
Selain bantuan rumah, bantuan lain yang diberikan adalah fasilitas balai pertemuan masyarakat di empat desa, fasilitas MCK umum untuk masyarakat. Selain itu, AEDES/SGHI bekerjasama dengan Jaringan Kemanusiaan Masyarakat Adat (JKMA) Simeulue untuk memberikan dana pemeliharaan rumah. Hal ini dilakukan melalui program peningkatan kesadaran pemeliharaan rumah, serta juga jika terjadi kerusakan minor di rumah-rumah yang telah dibangun.
UNDP/UN-HABITAT bersama masyarakat Simeulue bersama-sama membangun kembali rumah-rumah yang rusak di empat desa (Sambay, Kuala Makmur, Ganting dan Luan Balu). Masyarakat terlibat sejak awal dalam membangun kembali rumah dan permukiman mereka. Di Simeulue saat ini, pengerjaan 459 unit rumah baru dimulai dan diharapkan akan selesai pada akhir tahun 2008 ini. Sejak tahun 2005, UN-HABITAT telah menyelesaikan sebanyak 4,000 unit rumah.







Berikan Komentar Anda