Diajak adegan mesum lalu dibunuh
Jombang - Adegan rekontruksi pembunuhan Fauzin benar-benar menyita perhatian warga. Apalagi saat rekonstruksi digelar dikebun tebu Dusun Braan Desa Bandarkedungmulyo, Rabu (29/10/2008). Dalam adegan tersebut diketahui, sebelum menghabisi nyawa Fauzin Suyanto, Rudi Hartono terlebih dahulu melakukan adegan mesum alias bercinta. Dua pria sejenis ini bergumul di kebun tebu. Namun sayang, ketika adegan mesum tersebut dimulai puluhan aparat segera mengelilingi dua orang tersebut dan langsung menutupi para penonton, Kontan, ratusan warga yang melihat reka ulang ini berteriak dengan nada kecewa.
“Untuk adegan ini kita sensor,” kata salah satu petugas yang saat itu dilokasi setempat.
Dalam rekonstruksi di kebun tebu tersebut, Rudi Hartono alias Rangga memerankan sebanyak 49 adegan. Adegan tersebut dimulai saat dua orang yang mempunyai kelainan seks ini bertemu di depan dealer Timbul Jaya Desa setempat. Setelah itu, Fauzin yang diperankan oleh salah satu petugas kepolisian ini berangkat lebih dahulu ke kebun tebu dengan mengendarai sepeda motor warna merah dengan nopol W 2426 VM. Sedangkan Rudi, mengendarai sepeda angin mini warna merah.
lalu dalam adegannya, pria gemulai tersebut memarkir sepeda anginnya dibelakang warung yang tidak jauh dari kebun tebu. Tak lama berselang Rudi segera menyusul Fauzin yang sudah menunggu di dekat kebun tebu. Sesudah itu mereka berdua berboncengan menerobos pekatnya kebun tebu. Dalam hitungan menit, dua orang tersebut masih sempat berbasa-basi sambil melepaskan baju masing-masing. Kemudian Fauzin terlentang dengan kepala berada disebelah selatan dan Rudi menindihnya.
Dalam rekonstruksi tersebut Rudi dengan penuh nafsu meraba bagian-bagian sensitif tubuh Fauzin. Setelah itu wartawan kesulitan untuk melihat adegan yang lebih panas lagi. Sebab, puluhan petugas langsung menutup reka ulang dengan cara berbaris membentuk lingkaran. Yang pasti, adegan panas tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Selesai bermesum ria, Rudi dan Fauzin terlibat obrolan kecil. Fauzin segera mengelurkan dompet dan memberikan uang kepada Rudi sebanyak Rp 22 ribu.
Ternyata adegan panas tidak selesai sampi disitu. Dua insan sejenis ini kembali melakukan aksi mesum. Dan lagi-lagi puluhan aparat menyensor adegan tersebut. Hanya saja, aksi mesum yang dilakukan mereka harus berakhir tragis. Sebab, saat Rudi menindih tubuh pria asal Ploso, Nganjuk ini, saat itu pula warga Karangpakis Kediri ini menghujamkan pisau yang sidah ia persipkan dari rumah. Tak ada perlawanan yang dilakukan Fauzin.
Begitu mengetahui korbannya tidak berdaya Rudi langsung meninggalkan korbannya dengan telanjang bulat. Namun belum sampai 50 meter pria gemulai yang rambutnya di cat merah ini sempat terjatuh dan buru-buru mengenakan sarung yang ia bawa. kembali ke menghampiri mayat Fauzin. Ia mengambil pisau yang masih tertancap diperut korbannya. Tak berselang lama Rudi mengambil daun tebu yang sudah kering untuk menutupi mayat Fauzin.
“Saya mengambil daun tebu kering sebanyak tiga kali. lalu saya tutupkan ke tubuh Fauzin hingga tidak kelihatan. Sedangkan pisau yang tadinya tertancap itu saya buang ke arah barat,” ujarnya kepada petugas.
Kemudian, Dengan wajah tidak berdosa, Rangga meninggalkan TKP dengan membawa sepeda motor, jaket dan helm milik Fauzin. Saat mengendari motor korbannya, tidak jauh dari TKP helm milik Fauzin dibuang Rangga untuk menghilangkan jejak. Adegan ditutup dengan adegan Rudi menitipkan sepeda motor milik Fauzin di tempat penitipan sepeda Cak Sogol Dusun Braan. Selanjutnya Rangga menjemput Joni untuk bergegas pergi.
dari data yang dihimpun, rekonstruksi yang berakhir sekitar pukul 15.00, Rudi telah memerankan sebanyak 132 adegan di 18 TKP. Adegan paling banyak dilakukan di kebun tebu, yakni 49 adegan kemudian di rumah Rudi sebanyak 32 adegan.
saat dokonfirmasi Ditreskrim Polda Jatim, AKBP Suyanto seusai rekostruksi, ia tidak banyak memberikan komentar. Hanya saja polisi berkepala plontos ini hanya mengacungkan jarinya diatas bibir. “Nanti saja di Polda lebih jelas,” unjarnya dengan singkat. (Zen/KRO)












Leave a Reply