Gus Solah: Pemerintah dinilai Lamban Eksekusi Amrozi CS
Jombang - Kelambanan Pemerintah untuk melakukan eksekusi terhadap tiga orang terpidana mati pelaku bom Bali, yakni Ali Ghufron, Amrozi dan Imam Samudra, mendapatkan kritikan pedas dari mantan anggota Komnas HAM (Komisi Nasional Untuk Hak Asasi Nasional), KH Solahudin Wahid alias Gus Solah, kemarin, Rabu (05/08).
Menurut Gus Sholah yang juga pengasuh Pon-Pes Tebuireng, Kelambanan tersebut merupakan sebuah bukti bahwa pemerintah tidak mempunyai ketegasan. Padahal vonis itu sudah menjadi keputusan hukum yang harus dilaksanakan. Oleh sebab itu ia mendesak kepada pemerintah agar pelaksanaan eksekusi segera dilakukan.
“Saya berharap pemerintah secepatnya melakukan eksekusi terhadap tiga pelaku bom bali, jika dibiarkan berlarut-larut saya yakin pemerintah akan kehilangan kredibilitasnya dimata rakyat,” ujarnya, ketika ditemui di Ponpes Tebuireng, Cukir, Jombang.
Bahkan cucu pendiri NU ini mengatakan tak habis pikir mengapa pelaksanaan eksekusi terhadap Amrozi Cs terus molor. Menurutnya, pemerintah tidak perlu takut untuk melakukan ekseskusi tersebut, pasalnya kebijakan yang dibuat itu sudah tepat dan sesuai dengan undang-undang.
“Kalaupun ada perlawanan dari beberapa kelompok yang menolak kebijakan tersebut, itu sudah menjadi konsekuensi logis” kata Gus Sholah yang juga adik kandung Abdurrahman Wahid.
Sementara itu, sebelumnya pernah mencuat isu tentang pengajuan hukuman pancung bagi tepidana mati Amrozi Cs. Mantan Cawapres yang mendampingi Wiranto tidak sepakat, sebab hukum yang selama ini diterapkan di Indonesia bukan hukum islam, sehingga ia mengusulkan agar Amrozi Cs dihukum sesuai dengan yang berlaku di Indonesia.
“Kalau aturannya di eksekusi dengan cara ditembak ya harus mengikuti dong,” pungkasnya semabari menjelaskan bahwa eksekusi Amrozi tidak ada kaitannya dengan intervensi asing. (ZEN/KRO)












Leave a Reply