Perempuan NU Kampanyekan Anti SBY 2009
Surabaya – Perempuan NU (Nahdlatul Ulama) berencana akan mengampanyekan anti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009 mendatang. Pasalanya, dianggap Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dinilai tak netral pada proses Pilgub Jatim, baik pada putaran pertama maupun putaran kedua.
“Seluruh warga Nahdliyin dari kalangan perempuan tidak akan memilih SBY pada Pilpres 2009 mendatang. Kita akan kampanye anti SBY,” ujar Ketua Fatayat NU Jatim, Farida Hanum di Surabaya, kepada koranrakyat.net, kemarin, Rabu (12/11/2008).
Menurut Farida, para warga perempuan NU se Indonesia telah mendengar dan mengetahui SBY telah berpihak pada pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (karSa). Maka, sebagai bentuk dan pelampuasan kekecewaan tersebut mereka tidak akan mendukung Ketua Dewan Pembina Partai demokrat itu.
“Beberapa hari terakhir, banyak kader NU dari berbagai wilayah yang gelisah, karena SBY telah berpihak kepada salah satu calon. Tak hanya di Jatim, di seluruh Indonesia SBY akan ditolak,” tegasnya.
Menurut aktivis perempuan NU pendukung pasangan KaJi ini, dijelaskan bahwa figur Khofifah tak hanya ditokohkan di Jatim. Namun juga telah mempunyai akar yang sangat kuat di semua wilayah Indonesia.
“Bu Khofifah itu bukan hanya tokoh Jatim saja, tapi merupakan tokoh nasional. Nah, pada saat Bu Khofifah dikalahkan pada Pilgub Jatim, kekecewaan itu tak hanya di Jatim, tapi di seluruh Indonesia,” tandasnya.
lebih lanjut dikatakan Ida panggilan keseharianya, kekecewaan kader organisasi perempuan NU akan terobati, apabila SBY tidak intervensi pada gugatan pasangan Ka-Ji ke Mahkamah Konstitusi.
“Kondisinya akan lain, kalau SBY tak intervensi pada putusan gugatan Ka-Ji di MK,” pungkasnya. (ZEN/KRO)












(***) politik islam sedang berkeliaran… yah itulah orang islam sejak dulu yang suka kelahi… kayak (***) kalo menyalak… (***) bertopeng ulama- lebih parah… anjing nahdlatul makin parah… Farida Hanum misalnya, (***) fatayat dari Jatim. mbak! kalo kalah ya kalah … jangan ambisius toh ahmadi ok.. salam ok… pak cip lebih ok… mereka gak ada koment… tapi ya itulah kalo jadi (***) gak pernah makan pondok ato kyainya yang goblok mimpin santriwati kayak sampeyan… saya mending jadi apa aja celeng juga ok… asal terima keadaan. (***) … dasar otak… banyak baca novel politik apa serial james bond ya kira2 orang2 islam ini… Wong anak buahnya Gusdur ya kayak gitu semua … gitu aja kok repot… to (***)!
maaf bahasa saya agak kasar ya … tapi itu luapan emosi yang luar biasa…
logika bicara nafs manusia ada hawaniyah (hewani) .. jadi saya kesal sama orang yang ngatas namakan nahdhoh- ulama-fatayat-muslimat-ansor-apapun mereka …. yang samasekali lupa akan nahdhoh itu sendiri ya tali jagadnya. kok repot-repot benci orang yang belum tentu gitu… terang saya ikut yang menang (golput unggul) soalnya apbd habis untuk pilgub…+/- 500 milyar untuk mereka… NU kek Muhammadiyah kek PKI kek semua nama2 yang baik bagi kita, selama punya komitmen bangun bangsa ya ok-ok aja to…LHA ini Ngaku orang islam kok lebih keder dari (***) PKI. ati’ullaha-wa ati’urrasul-ulilamri minkum….donk!!!!! gimana lagi bukan (***) gak mikir apa besok legislatif mbak… pps-kppsnya mau gak kerja lagi soalnya 400 kali lipat jumlah pesertanya lebih banyak cah ayu…!! tau gak di Kabupaten Pacitan konon nurut KPU para PPS n KPPS pada ogah kerja lagi kerja untuk pileg gara2 Khofifah meng-Suhusdhoni KPU-PPS-KPPS….. catat nomor saya 0357 5142349 (***)