Polisi Tangkap Preman Bertato
KoranRakyat.net | Jombang
Jajaran aparat kepolisian dari Polsek Diwek, Jombang telah berhasil menangkap satu orang preman yang selama ini dianggap meresahkan masyarakat. Selasa (18/11/2008).
Dihadapan petugas, pemuda yang tubuhnya dipenuhi Tato ini yang bernama Adi Setyo Utomo alias Memet mengaku sering melakukan pemalakan di wilayah Jogoroto dan Diwek. Tidak hanya itu, Untuk memperdayai korbannya ia juga mengaku sering menggunakan kekerasan bahkan tak seghan-segan mengeluarkan pisaunya sepanjang 30 cm apabila korbannya tidak memberinya uang.
“Dalam aksi saya, Selain pisau, saya juga menggunakan obeng ,” jelas Memet, warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek itu kepada petugas semabari mengaku pernah melakukan penjambretan.
Selain mengamankan Memet, petugas kepolisian setempat juga menyita sejumlah barang bukti (BB) yang selama ini digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.
Menurut Kapolsek Diwek, AKP Tunggul Yahman membenarkan telah terjadi penangkapan tersebut. Selama ini pihaknya sering menerima laporan dari masyarakat tentang ulah Memet yang meresahkan para warga. Warga sekitar Diwek sering menjadi korban pemalakan. Bahkan, jika tidak diberi uang maka Memet tidak segan-segan menggunakan senjatanya untuk melukai korbannya.
Dari laporan tersebut, para petugas melakukan pengintaian hingga Memet berhasil ditangkap dipersembunyiaanya tanpa perlawanan.
“Pelaku akan kita jerat dengan pasal penganiayaan dan perampasan. Hukumannya minimal 10 tahun penjara,” ujarnya. (Zainul Arifin)












Leave a Reply