Banjir Rutin Hampiri Kp Bumi Ayu Desa Sukarukun
KoranRakyat.net | Bekasi
Warga Kp. Bumi Ayu, Desa Sukarukun, Kecamatan sukatani, Kabupaten Bekasi, pada setiap musin hujan datang harus menderita banjir, pasal air yang datang dari cikarang jati, sementara saluran pembuangan di Kp. Bumi ayu tidak ada sehingga banjir kiriman datang pada setiap musim hujan yang menggenangi rumah warga. Hal ini yang menyebabkan warga Rt.03 hingga Rt 05, mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk membuatkan gorong-gorong sebagai saluran pembuangan.
Ketika dikonfirmasi KoranRakyat.net, Sekdes Desa Sukarukun, Iwan Irwanto, mengatakan Warga Kp. Bumi Ayu Rt. 03 sampai Rt 05, yang berjumlah 2600 jiwa, dengan jumlah 64 Kepala Keluarga ( KK), selalu mengalami banjir, sehingga selain rumahnya terendam, tanaman milik warga seperti sayuran, sayuran harus mati tergerus banjir kiriman yang datang pada setiap kali musim hujan datang, dan ini telah berlangsung cukup lama.
Lebih lanjut Sekdes mengatakan, saya beserta kades dan staf kecamatan, serta sekcam juga satpol Kecamatan telah meninjau lokasi banjir, air yang menggenangi rumah warga setinggi 50 cm, sehingga air masuk kerumah warga, saya kawatir pasca banjir akan mendatangkan penyakit, karena itu saya telah membuat laporan ke Kecamatan, untuk berupaya minta bantuan untuk pembangunan saluran air pembuang , sehingga banjir kiriman dapat mengalir dan tidak menggenangi rumah warga, ujarnya.
Menurut warga sekitar Kp. Bumi Ayu, yang tidak mau disebut namanya, mengatakan, seharusnya pihak Desa, Kecamatan dan pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, cepat tanggap, dengan permohonan bantuan pembuatan saluran pembuang, dengan pemasangan gorong, gorong cor Kotak Persegi, sehingga warga tidak menderita akibat banjir kiriman ini. (M. Joko YP)
Short URL: http://koranrakyat.net/?p=719






