Posts Tagged ‘keamanan’

Hadang Teroris, Laut Bali Dijaga 11 Kapal

Wednesday, July 22nd, 2009

Denpasar, NusaBali | KoranRakyat.net
Jajaran Kepolisian Polda Bali, terus meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan teroris. Didarat pengamanan dengan memeriksa kendaraan keluar masuk Bali, dilakukan di masing-masing polsek. Kini pengamanan ekstra ketat juga dilakukan disegala penjuru perairan Bali. Bahkan untuk menangkal masuknya teroris dari jalur laut itu, Dit Polair Polda Bali sudah mensiagakan 11 kapal khusus untuk menghadang masuknya kelompok radikal.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Dir Polair Polda Bali, AKBP Oka S Swara Candrana, menurtnya untuk menangkal masuknya teroris dari jalur laut, pihaknya sudah mensiagakan sekitar 11 kapal. “Kapal-kapal itu kita tempatkan di perairan Bali Utara, Barat, dan beberapa peraian Bali lainnya seperti Benoa, Padangbai, dan Kubu,” ujarnya didampingi Kasubbid Bin Ops Polair Polda Bali, AKP Putu Suaradinata, pada Selasa (21/7). Beberapa kapal itu ditempatkan dibeberapa titik, seperti di Benoa ada 4 kapal masing-masing kapal bernomor lambung 201,202,219, dan 304. Kemudian di perairan Bali Barat disiagakan 2 kapal, masing-masing kapal bernomor lambung 220, dan 301. Kemudian diperairan Bali Utara ada 3 kapal masing-masing kapal bernomor 208, 216, dan 302, kemudian di Padangbai 1 kapal (221) dan Kubu 1 kapal (305). Kapal-kapal itu kata dia, disiagakan untuk berpatroli di pos masing-masing. “Jadi setiap kapal yang keluar masuk kita periksa bawaan, penumpang dan kepentingannya,” tambahnya kemarin.

Selain melakukan pemeriksaan disetiap kapal yang keluar masuk, kepolisian Polair Polda juga mengawasi pelabuhan-pelabuhan rakyat yang tersebar di wilayah Bali. Beberapa pelabuhan rakyat itu antara lain di Pelabuhan Pegametan Singaraja, Pelabuhan Kedonganan Badung dan beberapa pelabuhan kecil lainnya. Pengawasan terhadap pelabuhan kecil itu dilakukan untuk mengantisipasi, digunakannya pelabuhan itu sebagai pintu masuk ke Bali. “Jadi setiap pagi, ada petugas juga yang berpatroli disana,” paparnya. Namun demikian, dari hasil pemeriksaan selama ini, belum ada indikasi teroris masuk ke Bali. “Dari pemeriksaan yang kita lakukan terhadap kapal selama ini, belum ada temuan benda-benda yang mencurigakan, jadi masih nihil,” katanya.

Sementara itu, selain telah mensiagakan kapal, hal lain yang dilakukan adalah terjalinnya komunikasi radio disetiap pos yang saling menghubungkan di pos-pos besar. Seperti Pelabuhan Gilimanuk, Celukan Bawang hingga Pelabuhan Benoa. “Jadi begitu ada sesuatu yang mencurigaan, kita akan cepat untuk berkoordinasi,” bebernya. Nah pengamatan tersebut akan terus dilakukan sampai ada pemberitahuan berikutnya. “Kalau sampai kapan, kita belum tahu, yang pasti kita siap mengamankan perairan,” pungkasnya. (Muhammad Husen Shandy)

Hati-hati bertransaksi melalui BlackBerry, karena tidak 100% aman

Wednesday, July 22nd, 2009

Blackberry fotoWaspada.co.id | Jakarta
Pejabat pemerintah saat ini makin banyak yang terlihat menggunakan BlackBerry sebagai sarana komunikasi. Padahal perusahaan keamanan menyebut perangkat ini tidak 100% aman. Bahkan BlackBerry bisa dijadikan sebagai alat penyadap.

Menggunakan program tertentu, penjahat juga bisa melakukan banyak hal, mulai dari menjejak lokasi korbannya, membaca semua pesan email maupun SMS, termasuk melihat catatan panggilan. Khoi Nguyen Group Product Manager Mobile Security Group Symantec Corporation saat dihubungi memastikan, ancaman keamanan memang ada di BlackBerry. Baik itu perangkat handsetnya maupun di bagian BlackBerry Enterprise Server (BES) yang menjalankan pengiriman email di ponsel pintar itu.

Meskipun perangkat BlackBerry memiliki banyak fitur keamanan built-in, namun tidak imun pada ancaman dan malware. Selain adanya malware yang sengaja dibuat oleh penjahat, juga ada ketidaksempurnaan di BlackBerry yang bisa dieksploitasi oleh hacker.

“Sangat penting disadari selalu ada jurang antara desain dan implementasi. Kadang desain sudah sempurna, tapi saat implementasinya kadang ada kelemahan atau cacat yang membuat hasil akhirnya tidak sempurna lagi. Hal ini hampir selalu terjadi di sistem software yang kompleks,” katanya.

Untuk di handset ada dua malware yang paling ganas menyerang BlackBerry yaitu BBProxy dan Flexispy. BBPRoxy sangat berbahaya karena menyebabkan hacker bisa mengekploitasi saluran aman antara ponsel BlackBerry dengan BES dan bisa mendapatkan akses tidak sah ke jaringan perusahaan.

Sementara Flexispy adalah spyware atau program mata-mata. Sesuai namanya, program ini bisa digunakan untuk mendengarkan percakapan pemilik BlackBerry dengan cara mengaktifkan microphone di perangkat itu. Selain itu penjahat juga bisa menjejak lokasi korbannya, termasuk membaca semua pesan SMS, email maupun catatan panggilan.

Sementara malware yang menyerang di bagian BlackBerry Enterprise Server termasuk yang menyebunyikan kode berbahayanya di dalam file PDF. File yang terlihat biasa saja itu, ternyata bisa mengeksekusi perintah atau menyebabkan rusaknya data di ponsel. File foto JPG tertentu, juga bisa merusak kemampuan untuk melihat attachment email.

Apakah BlackBerry aman untuk internet banking atau aktivitas perbankan lainnya? Nguyen mengatakan BlackBerry serta smartphone lain bisa aman untuk internet banking dan transaksi keuangan lain, jika dilakukan secara aman dan layak. Tapi yang perlu diingat BlackBerry serta smartphone bisa dihack atau dieksploitasi.

Permasalahan makin besar jika biasa menggunakan Wi-Fi di tempat publik. Hal itu karena berbagai serangan bisa terjadi, mulai dari man-in-the-middle attack, WiFi spoofing, atau WiFi sniffing. Bahkan yang sederhana kehilangan smartphone bisa menyebabkan orang mendapat akses ke rekening perbankan, jika smartphone tidak dilindungi.

“Harus hati-hati jangan meninggalkan handheld di atas meja saat di kafe atau menaruh di saku sehingga mudah dicopet. Handheld juga harus di password sehingga mempersulit pencuri untuk menggunakannya. Sinyal bluetooth dan wireless juga harus dimatikan saat tidak digunakan,” ingatnya.

Permasalahan lain saat ini adalah email dan SMS spam. Biasanya ISP atau operator melakukan filter, tapi tidak 100% bebas dari email dan SMS spam. Padahal untuk menjejak pengirim asli spam sulit, karena hacker menggunakan komputer di negara lain yang sudah dikuasai. (Waspada Online)