Posts Tagged ‘pilkada’

Asik Pasang Baliho Caleg, Motor Raib

Sunday, November 16th, 2008

BADUNG – NusaBali Maling selalu cerdik dalam manfaatkan ruang dan waktu, buktinya motor milik I Nyoman Suarjana,35, yang tinggal di Banjar Wardika Sala, Unggasan, Nusa Dua, harus gigit jari gara-gara meninggalkan motornya dengan kunci yang masih nyantol. Padahal dirinya hanya meninggalkan motor kesayangannya itu beberapa menit saja untuk memasang baleho caleg idolanya.

Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (10/11), sekitar pukul 17.00, Wita kemarin, awalnya korban yang saat itu memakai motor Yamaha Jupiter DK 2350 EX meninggalkan motornya untuk memasang baleho salah satu caleg. Namun saat dirinya kembali, betapa kagetnya dia, pasalnya motor tersebut sudah tidak bertempat lagi, usut punya usut ternyata Suarjana lupa mengambil kunci motor yang masih nyantol.

Mengetahu menjadi korban pencurian, sekitar pukul 21..30 Wita Suarjana kemudian melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Kuta Selatan untuk ditindaklanjuti lagi. Sementara itu Perwira Humas Poltabes Denpasar Kompol Ketut Suwetra mengatakan berdasarkan hasil olah TKP dari petugas Polsek Kuta Selatan serta berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, diketahui bahwa motor tersebut dibawa kabur oleh seorang pelaku yang bernama I Kadek Sarma 24 yang tinggal di Jalan Taman I Jimbaran.

“Pelaku berhasil kita tangkap sehari setelah ia mencuri (Selasa 11/11, red) di seputaran tempat tinggalnya,” ujarnya Jum’at (14/11).

Dari pengakuan pelaku. Motor itu diambil ketika usai minum minum bersama teman-temanya. “Jadi karena dilihat kunci masih nyantol, pelaku kemudian mengambil motor itu,” imbuhnya.

Rencananya motor tersebut akan digadaikan dan hasil dari gadaiannya tersebut akan ia gunakan untuk keperluan hidup sehari-hari. “Itu pengakuan pelaku, tapi untuk pastinya masih kita lakuakan pengembangan penyidikan,” pungkasnya. (MH/KRO)

Usut Kecurangan Pilgub, KarSa sebar tim khusus

Thursday, November 6th, 2008

Jombang – Sehari usai pelaksanaan Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim, KarSa (Soekarwo – Saifullah Yusuf) kembali sibuk untuk membentuk tim khusus. Tim tersebut bertugas melakukan investigasi terkait dugaan banyaknya kecurangan dalam Pilgub yang digelar 4 November 2008 kemarin. Pernyataan tersebut disampaikan KH Aziz Mansyur, pengasuh ponpes Tarbiyatun Nasyiin Pacul Gowang Jombang, yang juga salah satu kyai yang ikut menandatangani tusyiah dukungan terhadap pasangan KarSa, kemarin, Rabu (5/11).

Menurut Kyai Aziz yang juga ketua Dewan Syura PKB kubu Muhaimin, menjelang pelaksanaan pilgub banyak terjadi kecurangan yang mengemuka. diantaranya telah terjadi ‘black campign’ tentang pencabutan dukungan para kyai kepada KarSa. Padahal, selebaran tersebut tidak benar. Tidak hanya itu saja, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa menjelang pencoblosan tim KaJi (Khofifah-Mudjiono) melakukan serangan fajar.

“Semua hal itu adalah bentuk kecurangan yang notabene sangat nerugikan pasangan KarSa, maka dari itu kita telah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi terhadap kecurangan tersebut,” ujarnya saat ditemui koran rakyat online.net.

Untuk di Jombang, masih dalam keterangan Kyai Aziz, tim khusus yang telah dibentuk itu sudah mulai disebarkan namun orang-orangnya dirahasiakan, itu dilakukan agar pelaku sekaligus dalang yang menggerakkan kecurangan itu bisa tetangkap.
“Yang pasti tim khusus itu tidak diambilkan dari unsur PKB yang menjadi tim pemenangan pasangan KarSa,” katanya.

Sementara terkait dengan pasangan KaJi yang masih mengunguli perolehan suara dari beberapa lembaga survey, Kyai yang biasa memakai kacamata ini tidak banyak komentar, namun pihaknya masih menunggu hasil pengumuman resmi dari yang berwewenang. Jika KaJi benar-benar yang akan memenangkan putaran kedua, pengasuh Pondok ini akan menerimanya dengan lapang dada dengan catatan bersih dari unsur kecurangan.

“Jika KaJi menang dengan cara fair, kita terima dengan lapang dada. Sebaliknya, jika kemenangan itu diraih dengan banyak kecurangan, maka harus ditunda dulu dan lembaga yang berwenang harus menindak tegas oknum yang melakukan kecurangan,” pungkasnya. (ZEN/KRO)

Seputar Pilkada Jawa Timur : Dikandang Muslimat KaJi Kalah

Tuesday, November 4th, 2008

Jombang – Pasangan Calon Gubernur Jawatimur Khofifah Indar Parawansa – Mudjiono (KaJi) yang selama ini mendapat dukungan penuh dari Muslimat NU, ternyata mengalami kekalahan di kandangnnya sendiri yang nota benenya juga rumah ketua Muslimat Kabupaten Jombang.

“Dari TPS keseluruhan, yang menang adalah KarSa, Kira-kira selisihnya dengan KaJi sekitar 1356 suara,” kata salah satu petugas PPS saat ditemui beberapa wartawan (04/11/2008), dibalai Desa Tambakrejo, Tambakberas Jombang.

Masih dalam keterangan petugas PPS setempat, KaJi hanya memenangkan di TPS yang berada dilokasi dekat pondok, akan tetapi TPS lainya Cagub mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini kalah mutlak dengan KarSa.

“KaJi hanya menang ditiga TPS, karena TPS tersebut dekat dengan pondok dan tempat pencoblosan Bu Mundjidah (ketua Muslimat, red),” papar petugas tersebut yang tidak mau disebut namanya.

Dari data yang dihimpun oleh KoranRakyat.net, sebanyak sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada, KaJi hanya menang ditiga TPS, sedangkan enam TPS lainnya dimenangkan oleh pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).

Tercatat sebanyak 5874 yang hadir di TPS setempat, KaJi mendapatkan suara sebanyak 1444 suara dan KarSa 2800 suara, sedangkan yang tidak sah sebanyak 1630 suara.

Sementara itu, terlihat Pasangan KarSa (Soekarwo – Saifullah Yusuf) terus mendulang suara dari lingkungan Ponpes (Pondok Pesantren). Selain di pondok pesantren Tambakberas, KaJi juga mengalami kekalahan di Ponpes lainnya, termasuk Pacul Gowang dan Tebu Ireng serta Denanyar. diantara pondok tersebut Cagub mantan Ketua BKKBN itu jauh tertinggal dengan KarSa yang identik dengan coblos brengose.

Namun kekalahan Ka-Ji dibeberapa titik pondok itu belum merupakan hasil secara keseluruhan, karena beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Jombang banyak yang belum melengkapi data hasil pemilihannya. (ZEN/KRO)

Pilgub jatim, Staf Menneg PP Dukung Ka-Ji

Friday, October 31st, 2008

Jombang – Staf Ahli Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (Menneg PP) Prof. DR. Zaitunnah mendukung kader perempuan untuk menjadi pemimpin di Jawa Timur. Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara Halaqoh, di Ponpes Al-latifiyah, Bahrul Ulum tambakberas, Jombang. Kemarin, Rabu, (29/10)

Menurut dirinya, persamaan gender itu merupakan salah satu cara untuk mengangkat derajat kaum perempuan yang selama ini terpinggirkan, maka dari itu, setiap kader perempuan yang maju menjadi pemimpin harus kita dukung semaksimal mungkin. “setiap kader yang maju dan mempunyai potensi yang tinggi akan kita dukung, salah satunya ibu Khofifah Cagub Jatim,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sosok ibu Khofifah memang layak menjadi pemimpin Jawa Timur, karena beliau (Khofifah,red) sudah teruji selama kepemimpinannya selama ini, baik sewaktu menjadi Menteri maupun menjadi ketua muslimat.
“saya yakin, semua masyarakat khususnya perempuan pasti akan memilih kader dari perempuan,” ujarnya.

tentang kepemimpinan dari golongan perempuan yang selama ini sering diperbincangkan oleh para kyai dan ulama, Zaitunnah menegaskan bahwasanya semua orang bisa menjadi pemimpin tanpa memandang jenis kelamin, termasuk perempuan. Ia juga mencontohkan dalam suatu rumah tangga, apabila seorang keluarga ditinggal mati oleh suaminya, nanti yang akan menjadi pemimpin dikeluarga adalah seorang ibu termasuk juga memberi penghidupan keluarga.
“contohnya bu Megawati, dia juga bisa menjadi presiden dan negara tidak mengalami kehancuran,” lanjut Zaitun dengan ungkapan penuh keyakinan bahwa kader perempuan yang akan menjadi pemimpin di Jatim.

Hal senada juga sama dengan yang dikatakan Ketua Muslimat Kabupaten Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, dikatakannya bahwa semua kader perempuan tetap bisa menjadi seorang pemimpin. Asalkan mempunyai konstruksi dan sosialnya tinggi.
“kalau perempuan bisa memimpin, kenapa tidak diberikan kesempatan,” kata Mundjidah.

Menurut Mundjidah yang juga anggota legislatif DPR Provinsi Jatim ini mengatakan, dirinya tidak ragu lagi terhadap kepemimpinan Khofifah dan mempunyai keyakinan pada Pilgub putaran kedua mendatang KaJi akan lolos dan menjadi Gubernur Jatim. (ZEN/KRO)

Pilgub Jatim, DPT Bertambah Jumlah TPS tetap

Friday, October 31st, 2008

Jombang – Kendati Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Jombang, pada pemilihan gubernur putaran kedua, 4 November mendatang mengalami peningkatan. Namun, Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Jombang dipastikan tidak akanmengalami penambahan. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan logistik yang telah tersedia.

Kepastian tersebut dikatakan oleh ketua Pokja pencalonan, Minan Rohman, dari hasil pendataan yang dilakuakn oleh KPUD setempat, telah terjadi peningkatan DPT dan rata-rata berasal dari pemilih pemula yang dihitung dari tanggal 4 November 2008. Namun TPS tetap tidak akan  mengalami penambahan.

“Jumlah DPT Jombang saat ini sekitar 6000 orang lebih, dan Jumlah TPS tetap yakni 2024 TPS,” ujar Minan ketika ditemui KoranrRakyat.net, di Gedung Media Center, KPUD Jombang, kemarin, Kamis, (30/10).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi tentang persiapan logistik Pilgub, Minan menambahkan bawa Jombang telah siap untuk mendistribusikan semua kebutuhan Logistik ke berbagai daerah. Bahkan ia juga meyakini pendistribusian yang dimulai hari ini akan selesai paling lambat hingga esok hari.

“semua logistik sudah siap dan kita distribusikan mulai hari ini hingga sampai besok,” tambahnya.

Hal tersebut tidak berbeda jauh dengan yang dikatakan ketua KPUD Jombang, Irfan Effendi, hari ini KPUD Jombang memulai Pendistribusian kebutuhan logistik ke berbagai daerah yang ada di Kabupaten Jombang. Namun tidak bisa memastikan pendistribusian logistik tersebut selama dua hari.

“yang terpenting soal tahapan-tahapan yang kita buat akan kita laksanakan, dan saya yakin H-1 pendistribusian logistik sudah selesai semuanya,” Tandasnya. (ZEN/KRO)

Mendagri berharap Pilkada Jatim damai

Monday, October 27th, 2008

Jombang – Konflik pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang terjadi di Maluku Utara (Malut) beberapa waktu lalu, ternyata membuat trauma bagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto. maka dari itu, pihaknya mengharapkan agar kondisi tersebut tidak terjadi di Jawa Timur (Jatim) dan Pilgub Jawatimur putaran kedua mendatang berlangsung damai.

Ungkapan Kekhawatiran tersebut disampaikan Mardiyanto seusai mengahadiri sidang senat terbuka wisuda sarjana di kampus STAIBU (Sekolah Tinggi Agama Isalam Bahrul Ulum) Tambak Beras, Jombang, Sabtu (25/10) kemarin.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga menjelaskan, agar pilkada Jatim tidak berubah menjadi pertikaian seperti di Malut, maka ia meminta agar semua pihak berpikiran jernih. ia berharap dalam pilgub putaran kedua nanti dalam menyelesaikan masalah tidak mengedepankan emosi.

“Jika semua berpikiran jernih maka pilkada Jatim putaran kedua niscaya akan berjalan dengan baik,” ujar Mardiyanto.

Resep pelaksanaan pilkada secara aman itu sudah ia buktikan di Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini. Menurutnya, karena semua pihak berpikir secara jernih maka pilkada putaran ke II di Kaltim bisa berjalan secara aman dan damai.

masih dalam keterangan Mardiyanto, pihak-pihak tersebut mulai dari para elit, calon gubernur, KPU, keamanan, hingga masyarakat untuk mensukseskan pada pilkada putaran kedua di Jatim

“Jika mulai dari elit hingga masyarakat, semuanya berpikiran jernih maka tidak akan ada istilah Malut ke dua bagi pilkada Jatim,” tandasnya.

disinggung soal kedatangan ke Jombang, Mardiyanto yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa kedatangannya ke Jombang untuk mensinergiskan hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dalam hubungan kepemerintahan.

“kedatangan saya kesini untuk mensinergiskan hubungan pemerintah pusat dengan daerah, tidak ada hubungannya dengan politik,” pungkasnya. (Zen / KRO)

Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno bersama Mega

Friday, October 24th, 2008

Blitar – Calon Gubernur Jawatimur Khofifah Indar Parawansyah bersama ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri melakukan ziarah ka Makam Bung Karno. Ziarah tersebut dilakukan setelah Megawati memberikan pernyataan dukungan terhadap pasangan Ka-Ji (Khofifah-Mujiono), kemarin, Kamis (23/10).

sepanjang perjalanan, kedua perempuan itu (Khofifah dan Megawati, red) nampak akrab, bahkan keduanya berada dalam satu mobil. mereka bersama rombongan tiba di Blitar sekitar pukul 5 sore, setelah menempuh perjalanan sekitar 80 km dari Bandara Abdurahman Saleh Malang. Begitu tiba di makam Bung Karno, kedua politisi perempuan itu langsung menuju pusara Bung Karno untuk memulai ritual doa.

Keduanya nampak khusuk berdoa sekitar 35 menit. Beberapa tokoh PDIP juga turut serta dalam acara tersebut. Di antaranya mantan Sekjen PDIP Soetjipto, serta Puan Maharani Megawati.

Dalam kesempatan itu, Kofifah menyatakan terima kasih atas dukungan yang diberikan PDIP. Sebagai partai terbesar, dukungan PDIP diharapkan akan menyumbang suara signifikan.

“Insya Allah dengan dukungan PDIP ini Jawa Timur akan mempunyai gubernur perempuan,” ujar mantan menteri pemberdayaan perempuan tersebut.

lebih jauh Khofifah menjelaskan, dirinya bukan kali pertama ini saja melakukan Ziarah ke tempat pemakaman Bung Karno, saat melakukan kampanye putaran kedua juga melakukan ziarah ke makam presiden RI pertama.

“saya sering Ziarah ke makam bung Karno, dulu waktu kampanye juga kemari hanya sekarang saya bersamaan dengan putri bung Karno (Megawati),” ujarnya.

seperti yang diketahui sebelumnya, Partai berlambang kepala banteng moncong putih secara resmi telah memberikan dukungan terhadap pasangan Ka-Ji pada Pilgub Jatim putaran kedua Mendatang. dukungan itu tertuang dalam SK DPP PDIP No : 2437/IN/DPP/X/2008 perihal dukungan PDIP untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur putaran II yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Pramono Anung tanggal 23 Oktober 2008. (Zen – KRO)

Calon Bupati Batu Bara Asahan, benarkah tersangka kasus Korupsi semasa menjabat sebagai Plh Sekda Kab. Serdang Bedagai?

Tuesday, October 21st, 2008

Informasi dari Kantor Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi – Sumatera Utara, mengatakan :

  • Bahwa calon Bupati Batu Bara Asahan yakni OK. ARYA ZULKARNAIN, MM yang saat ini berdasarkan perkiraan sementara dinyatakan sebagai pemenang dalam PILKADA untuk jabatan Bupati Batu Bara Asahan, ternyata adalah TERSANGKA KASUS KORUPSI pada saat beliau menjabat sebagai Mantan Plh Sekda Kabupaten Serdang Bedagai, dan saat ini berkas perkara tersebut sudah diproses dan sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Tebing Tinggi – Sumatera Utara.
    Proses Pemeriksaan dan Penangkapan sebagai Tersangka Korupsi terhadap OK.ARYA ZULKARNAIN akan dilakukan pada Bulan Oktober tahun 2008 ini.

 

  • Begitu juga dengan calon wakil bupatinya, GONG MATUA SIREGAR yang ternyata mempunyai kasus PELECEHAN SEKSUAL terhadap pelajar di bawah umur pada saat beliau menjabat sebagai Kepala Sekolah di suatu SMP di Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan (saat ini Kabupaten Batu Bara) – Sumatera Utara.

 

  • Selain telah menjadi tersangka kasus korupsi di atas, untuk mengejar ambisinya sebagai Bupati Batu Bara Asahan – Sumatera Utara, OK. ARYA ZULKARNAIN telah melakukan PENYUAPAN terhadap sejumlah orang yang terkait dengan PILKADA.

Bagaimana jadinya, apabila negara dan Pemerintah Daerah dipimpin dengan orang-orang semacam itu, yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya dan mempunyai riwayat hidup melakukan perbuatan amoral.?

Bagimana bisa seorang KORUPTOR menjadi Bupati ?

Wapres Yusuf Kalla minta masyarakat Maluku Utara tenang

Sunday, June 8th, 2008

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golongan Karya yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat Maluku Utara untuk tenang dan bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Maluku Utara. Saat ditemui Metro TV di Jakarta, tadi malam, Kalla mengatakan bahwa Partai Golkar belum akan mengajukan gugatan terkait putusan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang memenangkan pasangan Thaib Armayin dengan Abdul Gani Kasuba.

“Hargai masing-masing. Jangan karena salah satu pihak saja, mengorbankan masyarakat secara luas,” imbau Kalla. Menurut Kalla, Golkar tidak akan mengadakan gugatan. Hanya, Kalla menyebutkan bahwa teman-teman Golkar minta agar segala sesuatu sesuai aturan. “Undang-undang, juga PP Nomor 6 [PP Pilkada Langsung]. Ikuti itu aja,” jelas Kalla. (DEN – MetroTV)

Pilkada KALTIM Lancar

Monday, May 26th, 2008

Pemilihan kepala daerah Kalimantan Timur berlangsung lancar, Senin (26/5). Sebagian bersar warga, sejak pukul 07.00 WITA, sudah menyesaki ribuan tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Kaltim.

Pilkada Kaltim diikuti 2.255.409 pemilih. Mereka akan mencoblos di 6.566 TPS yang tersebar di 13 provinsi dan kabupaten di provinsi itu. Pemungutan suara akan ditutup sore nanti.

Sementara empat pasangan yang bertarung dalam pilkada masing-masing, duet Awang Faroek Ishak-Farid Wadjdy, Nusyirwan Ismail-Heru Bambang, Achmad Amins-Hadi Mulyadi, dan pasangan Yusuf Serang Kasim-Luther Kombong (MetroTV)